Kitab Jawahirul Kalamiyah - AlQur'an

Soal : Bagaimana keyakinan kita terhadap Alquran ?

Jawab : Hendaknya kita meyakini bahwasanya Alquran adalah kitab yg paling mulia. Allah Subhaanahu Wata'ala menurunkannya kepada Nabi yang paling mulia diantara nabi2 Nya, yakni Nabi Muhammad Shallallaahu'Alaihi Wasallam. Kitab Alquran adalah kitab ilahi yg paling akhir diturunkan dan ia menghapus masa berlaku kitab2 sebelumnya.
Hukum yg ada dalam Alquran tetap berlaku hingga hari kiamat. Tidak
mungkin Alquran bisa dirubah atau diganti. Dan Alquran adalah tanda
kenabian terbesar Rasulullah SAW karena keberadaan Alquran sebagai mujizat terbesar.

Soal : Karena sebab apakah Alquran disebut sebagai mujizat terbesar ?

Jawab : Alquran disebut sebagai mujizat terbesar karena keberadaannya sebagai ayat 'aqliyah yg abadi sepanjang masa dan bisa direnungkan setiap saat dengan akal fikiran. Mujizat selain Alquran tidak berlaku seiring bergantinya waktu dan tidak meninggalkan bekas kecuali hanya cerita. Bentuk kemukjizatan Alquran adalah dia diturunkan dengan kefasihan dan keindahan bahasa diluar kemampuan bahasa manusia.

Karena itu Nabi Muhammad SAW menantang dengan Alquran kepada
orang 'Arab asli. Mereka adalah kaum yg paling fasih lisannya, paling baik penguasaan ilmu balaghah dan bayan karena di zaman itu ilmu balaghah dan retorika (khitob) keduanya telah mencapai tingkat tinggi, seakan akan diluar akal dan mencengangkan pikiran. Rasulullah SAW hidup bersama mereka selama 23 tahun dan telah menantang mereka dengan Alquran dengan tantangan yg sungguh2, dengan Alquran pula beliau mematahkan keraguan dan kritik mereka terhadap Alquran serta mengalahkan keinginan mereka untuk mendebat Alquran.Terkadang beliau menantang mereka untuk membuat satu surat seperti yg ada dalam Alquran, dan mereka boleh meminta pertolongan kepada siapa saja baik dari golongan jin maupun manusia.

Terkadang beliau menyindir mereka atas kelemahan ketidak mampuan mereka dalam memecahkan persoalan tersebut padahal mereka adalah kaum yang berjiwa tak mau dihina, mudah tertantang serta memiliki semangat kesukuan yg tinggi namun tetap saja mereka gagal memenuhi tantangan itu. Mereka meninggalkan perlawanan kata2 dan menggantinya dengan perlawanan dengan ketajaman pedang serta mengganti perang kata2 dengan dengan tombak (kekerasan) dan di masa itu mereka gagal memenuhi tantangan untuk membuat satu surat saja yg sama seperti dalam Alquran. Maka siapakah selain mereka yg lebih lemah (tidak mampu) lagi dalam memenuhi tantangan ini?, padahal tantangan itu telah lewat lebih dari 1300 tahun, dan belum pernah ditemukan seorang ahli bahasa pun yg mampu membuat yg serupa dengannya baik ia seorang muslim ataupun orang yg mengaku Islam. Hal itu menunjukkan bahwa Alquran bukanlah ucapan manusia, akan tetapi ia adalah Kalam Sang Maha Pencipta yg Maha Perkasa dan Maha Kuasa. Dia menurunkan Alquran tersebut sebagai pembenar akan kerasulan utusanNya dan penjelas ucapanNya. Hal ini cukup sebagai bukti salah satu keistimewaan Alquran.

Dan banyak sekali bukti kebenaran Alquran,
Pertama, adalah penyebutan kejadian dalam Alquran yg belum terjadi dan akhirnya menjadi kenyataan persis seperti yg diberitakan dalam Alquran. 
Kedua, kita tidak akan bosan mendengarnya meski ia dibaca berulang ulang. 

Ketiga, di dalamnya terhimpun berbagai pengetahuan yg tidak dimiliki oleh bangsa Arab maupun selain mereka. Keempat, Alquran menyebutkan kisah2 yg telah terjadi di masa lalu dan keadaan umat terdahulu. Padahal orang yg diturunkan Alquran kepadanya (Rasulullah Shallallaahu Alaih Wasallam) adalah seorang yg ummi (tidak bisa membaca dan menulis), karena cukup bagi beliau mendapat pengetahuan melalui wahyu hal itu menjadi salah satu bukti dapat diterimanya kemukjizatan Alquran.


0 Response to "Kitab Jawahirul Kalamiyah - AlQur'an "

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel